Kamis, 26 Februari 2009

Kedokteran? Benar nih?

Bismillahirrahmaanirrahiim...

Beberapa hari terakhir ada yang cukup membuat saya terkaget-kaget dan sedih. Sekarang saya merasakan bahwa, masa kelas 3 SMA adalah masa yang memerlukan kedewasaan. dan kesimpulan yang saya alami kemarin adalah: saya belum cukup dewasa.

Dapat memilih dan menentukan menjadi salah satu indikator kedewasaan. untuk memilih jurusan dan kelak akan jadi apa? itu juga termasuk. dan gara-gara hal ini Ibu dan Bapak kemarin terlihat kecewa. Maaf Bu, Pak!

Awal-awal saya ingin sekali bisa masuk Fakultas Kedokteran UNPAD. Alasannya:karena saya suka biologi dan suka belajar tentang tubuh manusia. Ingin berprofesi sebagai orang yang melayani masyarakat dan nyata kebermanfaatannya di masyarakat (saat itu mungkin masih terpengaruh sama lingkungan karena sebagian besar teman-teman ingin masuk ke sana juga) Jujur, waktu mengutarakan niatan dan mendiskusikannya ke orang tua, saya seolah-olah mendengar:"Apa benar Nis?Kedokteran?"

Padahal jauh di dalam hati, saya masih belum menemukan tujuan itu.
"Sebenarnya kamu mau jadi apa Nis? Sebenarnya kamu ingin apa?"
berkali-kali kalimat itu saya tanyakan ke diri sendiri. "Bener nih kedokteran? Atau jangan-jangan karena ada alasan terselubung?" Jangan sampai...cuma karena alasan "terselubung" itu, kamu bela-belain masuk kedokteran!

Makin dekat ke SNMPTN, saya bimbang lagi. mencari-cari apa sebenarnya yang diinginkan hati dan diri. BUkan cuma itu...kondisi juga masuk list pemikiran saya untuk menimbang-nimbang. Sebagai anak tertua dan punya adik-adik yang masih kecil, dan kondisi keluarga yang nampak meragukan untuk saya bisa menuntut ilmu di FK. Jadi...mungkin akan lebih baik kalo saya masuk ke universitas yang terjangkau dan cepat kerjanya.

Akhirnya, dengan gampang, saya merubah lagi tujuan saya. ikutan test ini itu. Untuk cadangan, alasannya. dan itu membuat Bapak dan Ibu bingung,"Ni anak sebenarnya mau masuk mana sih?". Bapak dengan mantap bilang, bahwa...jangan memikirkan bagaimana biaya nanti. Yang penting sekarang saya harus fokus dan terus ikhtiar dan berdoa. Kalau memang kedokteran sesuai dengan jiwa saya, Bapak akan terus ikhtiar. Rizky Allah itu gaib. (I love You Pak , Bu!)

iya...sekarang adalah" lakukan yang terbaik". jangan berpikir terlalu jauh. yang penting do the best dulu lah! walaupun mungkin tujuan dan keinginan yang kuat itu belum terasa. tapi keinginan untuk membahagiakan ibu dan bapak...itu yang saya jadikan motor penggerak.

Wallahualam..! Selama pencarian itu, sekuat tenaga saya pakai untuk memahami diri, berdoa, dan menangkap "sinyal". Sedih sangat! krisis cita-cita jangka pendek. Yang saya tau, Saya ingin membahagiakan ibu dan Bapak. Yang saya tau, tujuan saya adalah Ridho Allah. Yang saya rasakan, cita-cita saya adalah syahid. Tapi saya gak tau akan meraih itu semua dengan "cara apa?" ini juga bahaya.

Bahkan sampai sekarang. mohon untuk diberi petunjuk dan dimantapkan hati. Kemanapun kelak saya kuliah/bahkan mungkin tidak kuliah, saya harap, itu bisa mengantarkan saya memenuhi janji pada Allah dan Ibu. Mengantarkan saya pada syahid dan surga. Membuat saya bisa semakin kencang berlari menuju Allah. Tempatkan hamba di tempat terbaik, Rabb!
Amin...

Sabtu, 07 Februari 2009

Sudah lama tidak mengisi

semakin mendekati UN dan SNMPTN...
Jadi..wahayna, blog ini mulai gak keurus...

Senin, 26 Januari 2009

"Baru satu... ... ...?"

waktu liburan kemarin, saya dan adik yang umurnya 3 tahun, pergi berdua menjenguk nenek ke Cirebon. seumur-umur belum pernah saya pergi tanpa didampingi ibu dan bapak keluar kota. paling jauh pun ke Tanjungsari. belum lagi berdua sama adik perempuan kecil.

kami naik travel. dan kebetulan, waktu itu, kami kebagian dijemput pertama. singkat cerita, kami diajak keliling Bandung dulu unutk menjemput penumpang lain. dan akhirnya kami sampai di depan rumah penumpang terakhir. The last travelers itu adalah seorang nenek Cina dan seorang mba-mba Cina.

tempat duduk yang masih kosong ya di sebelah saya dan adik. mereka beruda naik. saya pun udah siap-siap pasang wajah termanis untuk menyambut mereka. adik kecil udah duduk manis di pangkuan saya, setelah sebelumnya saya pelototin dia supaya nurut.

Nenek Cina itu naik, beliau tersenyum ramah pada saya. dan saya pun tersenyum padanya.
" Baru satu?" Eh? Tiba-tiba Nenek Cina itu bertanya.
"... ... ... ?!*&^%%$#@!" satu detik...dua detik...tiga detik...kriik...kriiik...kriiiik..!

Saya nyoba untuk positif thingking dan nyari makna lain di balik pertanyaan itu. dan setelah saya sadar...
APA? Shock! kaget! ini adalah klimaksnya! selama saya hidup...ini adalah klimaksnya! hiks...
memang gak ada makna lain selain itu. apa lagi coba? apa yang akan anda bayangkan ketika melihat seorang saya sedang memangku anak berumur 3 tahun?
"Baru satu?" benar-benar seperti sembilu yang merancap nyaring ke dalam dada ini! (lebay-isme kambuh)

Saya mencoba tetap cool dan tersenyum pada Nenek Cina itu. akhirnya saya memutuskan untuk jujur padanya.
sambil tetap tersenyum manis tentunya, saya bilang,
" Maaf...saya masih SMA. ini adik saya,Bu!"
"... ... ...?!*&^%$#@!" sekarang tampak wajah nenek yang Shock.
kemudian Nenek Cina itu berbicara pada Mba-Mba Cina dengan bahasa Cina. ya sudah lah...!
Memang begini nasibku!

* * *

saya pikir insiden kemarin adalah klimaksnya. mengalami kasus seperti ini bukan sekali dua kali. memang sudah dari dulu! waktu SD disangka SMA, waktu SMP disangka kuliah, udah SMA disangka...
entar kalo udah kuliah disangka apa?

awalnya saya gak terima. itu berarti saya punya wajah tua. Hahaaaa....!
belum lagi banyak orang yang bilang saya mirip sama teteh ini...teteh itu...dan bahkan akang itu!
padahal umur kita beda beberapa tahun.(nyaris di tiap angkatan di SMA 3, ada aja yang mengklaim saya mirip sama seseorang! (halah!))
selain tua, pasaran lagi...! malang nian....!
tapi gak apa-apa... sekarang saya bahagia punya wajah begini. karena langka dan gak ada duanya di dunia! its me!
saya bersyukur dikaruniai mata lengkap dan bisa melihat, hidung mancung dan bisa bernafas, mulut yang bisa bicara. gak kurang sedikitpun!
Alhamdulillah...

suatu hari...ada tetangga baru di sebelah rumah. nenek dan cucunya sedang jalan-jalan sore, dan kebetulah 2 adik saya yang kecil-kecil lagi main di depan rumah. Nenek dan cucunya mampir di teras rumah dan bermain dengan adik-adik saya.
saya keluar, tadinya mau ibu, tapi beliau lagi sibuk. saya ngobrol banyak sama nenek itu. wah...senangnya punya tetangga baru yang ramah dan baik hati!

beberapa waktu berselang...

anak si nenek dan ibu si cucu datang ke rumah. sambil beramah tamah dan silaturahim dengan tetangga baru.
saya pasang wajah termanis...kemudian ibu-ibu muda itu bilang sambil mengulurkan tangan ke saya buat sasalaman,
" Ibunya anak-anak?"

* * *

Minggu, 25 Januari 2009

Malu!

" Ih...malu itu gak pake bajU!"

waktu itu...kami sekeluarga sedang nonton salah satu sinetron Indonesia.
adegannya waktu itu adalah ada seorang gadis remaja yang keluar dari mobil menuju
Bandara Soekarno hatta. tiba-tiba salah satu adik saya yang terkecil bilang..
" Ihhh...malu! itu gak pake baju!"
eh?
umurnya baru 3 tahun! tapi sudah berbicara seperti itu. membuat saya yang waktu itu di
sebelahnya bener-bener gak nyangka dan kaget! hei! bangun Nis! bangun sobat!

ternyata selama ini saya dan teman-teman sedang terhipnotis. sampai-sampai menganggap
"biasa aja" seorang gadis dengan legging dan tanktop seperti itu. padahal jelas banget,
hal itu bertentangan sama Al-Quran dan norma budaya kita sebagai orang-orang timur!

kemana aja kamu selama ini!
celetukan lucu adik kecil sya waktu itu bener2 membekas.
membekas sampai sekarang. ketika keadaannya lebih parah. apalagi ketika melihat banyak
baligho film2 yang ukurannya sangat besar berada di sudut-sudut kota, yang menampilakan
judul dan gambar yang seharusnya gak bisa dilihat sama sembarang orang.
belum lagi film2 yang mengatasnamakan ABG..yang isinya ternyata untuk usia 17 thn++!

atau...ketika perzinahan udah dijadikan salah satu nilai jual yang cukup tinggi di video klip-video klip
lagu-lagu tanah air.gak nyangka!
saya kira..apa yang saya lihat baru-baru ini, cuma bakal jadi kenangan kelam masa lalu.
atau cuma bakal saya lihat di film-film barat dan video klip lagu2 barat.
dan sekarang? wallahualam! apakah keadaannya lebih parah atau sebenarnya lebih baik dari
jaman dulu?

di sini...saya cuma ingin mengingatkan! teman...ternyata selama ini kita udah menganggap biasa
sesuatu yang sebenarnya gak biasa! kita mungkin gak sadar, klo kita udah membiarkan perzinahan
dan hal-hal yang mendekatinya ada di lingkungan kita. dipampang besar-besar di pinggir jalan.
posternya banyak bertebaran di dinding-dinding kta...dan mungkin memberi maklum
pada teman sendiri yang jelas-jelas mengaku kalo dia berzina.

hati kecil ini sudah sulit bersuara.
dibungkam oleh nafsu yang meraja.dibutakan oleh kabut zaman!
malu rasanya! ternyata seorang adik yang malah mengingatkan.
seorang bocah yang berumur 3 tahun dengan polosnya berkata " Ih...malu! itu gak pake baju!"
dia ternyata lebih mengerti..
dan kita cuma bisa berharap dan diam?
dan saya cuma bisa mengeluh dan menuliskannya di sini?
enggak!

siapapun yang baca ini! kita semua pasti bisa!


apa harus Allah peringatkan dengan azab dulu...baru kita sadar?

jangan sampai! di sini masih banyak pemuda2 yang berani!
di sini masih banyak pemuda-pemuda yang bercita-cita mengukir sejarah untuk bangsa ini,
minimal mencatat lirik indah untuk hidupnya sendiri..
di sini masih banyak pemuda yang punya mimpi untuk negeri ini.
dan pemuda-pemudi itu adalah kamu!
amin!

Wallahulam!

(ditulis ketika lagi marak film-film berjudul aneh!)

1 01 2009

Bismillahirrahmaanirrahim!

mengawali tahun 2009 dengan senyuman!
banyak perubahan yang terjadi di sekelilng Nisa.
memang...masa-masa tergelap adalah ketika fajar. ketika matahari akan terbit.
langit mlam yang tadinya sangat gelap pekat, lambat laun akan berubah...
ungu, kebiru-biruan, ditambah semburat ke-oranyean, dan akhirnya
matahaari menyembul dari balik bukit, meski cahayanya tidak sebenderang siang.
tapi kehangatannya tetap terasa.

sulit memang, sya bukan seorang yang pandai menuangkan apa yang ada di kepala.
gampang sekali terpengaruh. baru baca yang sedih dan puitis...tulisan sy juga jadi puitis.
baru baca yang semangt dan bodor, tulisan juga jadi dibodor-bodorin. Baru baca yang EYDnya bagus, tulisannya
juga jadi sesuai EYD, baru baca yang tidak terlalu menghiraukan EYD, tulisannya jadi gaul.
duh...gak punya pendirian banget!(paragraf intermejo!)

jadilah diri sendiri!

suara itu sering tiba-tiab muncul kalau diri ini mulai meng-orang lain.makannya di blog...ditulis:
meng-aku! betapa ingin sekali menjadi pribadi apa adanya. dengan segala kekurangan dan kelebihannya.
jujur dan polos. apa adanya. gak ada yang ditambah-tambahkan dan gak ada yang ditutup-tutupi.

tuh kan! memang...setiap nulis sesuatu suka meleset dari tujuan awal. mencoba menulis tanpa
berpikir.mencoba menuangakan apa yang ada di kepala, tapi malah ngalor ngidul. bagi yang
mengerti tentang psikologi/cara kerja otak, termasuk tipe apa saya ini? acak abstrak, teratur,atau apa?
tapi kayaknya acak-acakan! hehehe...

benar-benar jauh membelok! kesasar!

sebenarnya ingin menulis tentang awal tahun. merecharge kembali jiwa dengan semangat
dan keimanan yang membuat diri ini berubah jadi lebih baik. dengan keikhlasan dan mimpi
yang benar-benar digantung 5 cm di depan kening. menjadi sesosok muslimah yang tahu benar akan
jati dirinya sebagai dai sebelum menjadi yang lain. tentang cita-cita lulus UAN,
jebol Senampetani, dan menjadi mahasiswi di salah satu perguruan tinggi/universitas terbaik
(amin).

tentang cita-cita membuat blog. walaupun isinya masih geje dan banyak ngutip sana-sini.
bahasanya yang masih ancur, dan mungkin menjadi "untuk kalangan pribadi" alias dibaca sendiri
dan gak ada yang baca (hiks...sedih!).

tentang langkah kaki di jalan dakwah ini. memutuskan akan berjuang di medan mana? atau
merancang masa depan dakwah dan ingin melihat sejauh apa perkembangannya. merapikan agenda,
menuliskan dan menjadwalkan terget-target, membuat list have to do, kecengan buku-buku
bacaan, apa aja yang ingin dikuasai, yang ingin dilakukan, apa aja yang ingin didapatkan?

tentang aktifitas kepenulisan...kemanusiaan...akademis...hobi...

tentang merencanakan bagaimana akhirnya? jangan-jangan saya menjadi seorang penyanyi
yang sudah menuliskan lagu tapi tidak sempat menyanyikannya?

dan sedikit kisah masa lalu yang menjadikan saya sekrang. banyak pelajaran dan hikmah
yang menambah kosakata. keberhasilan-keberhasilan kecil dan harapan-harapan yang mulai tumbuh.
tahun 2008 adalah masa transisi. dari kegelapan dan krisis multidimensional seorang saya.
semoga tahun 2009 adalah masa kebangkitan dan cahaya, yang membuat diri ini menjadi
"someone" di akhirnya.amin...amin...amin...ya Allah AMin!

Apa yang Paling Sulit?

kalo ditanya: apa yang paling sulit?

ngerjain soal-soal ulangan umum Fisika yang kemaren
iya sih...tapi bukan

menyentuh hidung dengan lidah.
iya...apalagi lidah saya pendek...tapi bukan juga

ngajak orang-orang untuk ikutan MLM?
iya...tapi bukan itu!

mencetak 3 poin pas main basket
bukan!

menulis sebuah buku sekaliber Laskar Pelangi dan Ayat-ayat Cinta
hm...itu sulit sekali...tapi bukan itu juga da!

menahan godaan dari skutelmi dan martabak buatan ibu buat dijualin di kelas?
godaan yang satu ini gak pernah berhasil saya lewati.

makan cornsoup pake sumpit?
emang ada? ngaco!bukan lah!

main sinetron bareng Alisa Soebandono?
entar disangka anak kembar lagi!bukan!dan sepertinya gak mungkin itu mah.

wah...akan ada banyak jawaban! karena banyak hal yang sulit di mata saya,

dan ternyata yang paling sulit adalah...
IKHLAS!

seringnya baru sadar, setelah kerasa akibatnya. memang kalo mengerjakan sesuatu dengan
ikhlas, hasilnya juga akan jauh berbeda.akan indah dan bermakna...
keseringannya, beramal untuk seseorang dan mengharapkan sesuatu dari orang itu. bisa berupa
perhatian, ingin dianggap baik, jaga image, dll. tapi itu semua kesalahan besar! kesalahan besa
yang jarang kita sadar. dan memang untuk ikhlas itu susah! memang nulisnya gampang...
tapi prakteknya? jangan tanya saya!

ikhlas dan gak ikhlas...sama-sama sulit disadari. jadi sesuatu yang paradoks yang melekat
di keseharian dan amalan2 kita.
wallahualam!

Inginkan yang lebih bagus dari SURF!

gak mau begini lagi! kapan berakhirnya?
udah 5 taun lebih! masa kamu bisa begini
setianya ama yang belum jelas?

jangan sampai setan menang pertempuran!
berharap banyak PADA selain Allah
padahal waktu itu logika pernah beberapa kali memenangkan pertempuran!
tapi ternyata pertempuran belum berakhir.
kapan berakhirnya? gak tau!
yang jelas...sekrang pasti lagi berjuang..
bisa syahid kalo kamu bisa menahan semuanya!
bahkan dibawa sampai mati!
waduh! ko bahasanya jadi picisan gini?
STOP!

aneh memang!
ko bisa ya? apa kamu harus amnesia dulu baru bisa lupa?
atau kena penyakit alzheimer dulu baru bisa lupa?
tapi yang jelas gak mau bertindak kayak ALiya!
memendamnya seumur usia!
Astagfirullahaladzim!jangan sampai!

setan, kamu gak akan pernah menang!


harus beli banyak detergen yang paling ampuh!
lebih ampuh dari Surf yang dibantu kucekan 12 tangan!
supaya semuanya abis! noda-noda itu bisa bersih gak bersisa.
amin!

Shanghai

"Wahai pemuda!
Sesunggunya sebuah pemikiran itu akan berhasil diwujudkan manakala kuat rasa keyakinan kepadanya,
ikhlas dalam berjuang di jalanNya, semakin bersemangat dalam merealisasikannya, dan kesiapan untuk beramal
dan berkorban untuk mewujudkannya. sepertinya keempat rukun ini, yakni IMAN, IKHLAS, SEMANGAT, dan AMAL perbuatan
merupakan karakter yang melekat pada diri pemuda, karena sesungguhnya dasar keimanan adalah nurani yang menyala,
dasar keikhlasan adalah hati yang bertakwa, dasar semangat adalah perasaan yang menggelora, dan dasar amal adalah kemauan yang kuat. itu semua tidak terdapat kecuali pada pemuda."

Subhannallah! pemuda...aku pemuda, kamu pemuda, kita pemuda! bangkit!
gak bisa melukiskan bagaimana komentar saya waktu baca ini...
cuma bisa: Subhannallah! sangat membakar semangat!

Risau Karena Tak Risau

Bismillahirrahmaanirrahiim...

SPIRIT!!!!
semangat! Semangat Kawan! Fight! keep Hamasah!

Beberapa hari terakhir sempat bimbang dan bingung. ada kalanya justru kita ngerasa ingin gak tenang. ingn deg-deg-an, ingin takut, ingin gelisah, ingin risau. dan kemudian merasa takut karena gak ada rasa takut di hati. dan risau karena gak ada risau, merasa gelisah karena gak ada kegelisahan di sini. konteksnya mirip-mirip denga apa yang pernah rasulullah katakan.
"menangislah karena Allah. jika tidak bisa, menangislah karena itu." ya mirip sangat! cuma objeknya bukan menangis, tapi rasa takut, risau, dan gelisah. Kok???

ketika orang banyak nyari ketenangan, ini malah ingin risau? kenapa?

ada 3 hal yang membuat seseorang bergerak: 1. rasa takut,.2.impian,3. cinta.(bernostalgia waktu jaman-jamannya LKS, hehehe)...
ya keinginan untuk bergerak dan terus bergerak. apalagi sekrang. sudah memasuki masa-masa kritis. 3 bulan lagi UAN, 5 bulan lagi SPMB. apa gak ada hal yang bisa membuat diri ini bergerak? rasanya ko lempeng banget?temen2 di sekolah udah sibuk dengan bimbel-bimbelnya, TO sana-sini, tambahan...dan itu berarti menjadi sangat sibuk, alias terus bergerak kan? tapi kenapa saya bisa lempeng banget? udah mah gak ikut Bimbel apa-apa. belajarpun di kelas dan di rumah aja. bahas soal-soal sebisanya. rasanya ikhtiar saya jauh...banget sama temen-temen di luar sana.

yang ada adalah keraguan: apakah rasa tenang dan lempeng ini pertanda baik atau buruk? justru ini yang saya rasa harus dieval habis-habisan. muhasabah...mungkin hati ini terlalu kotor dan (jangan sampai) impian saya kurang kuat tertanam? mungkin?Astagfirullah...! atau mungkin akan ada hal lain yang bakal terjadi di selang waktu sebelum UAN dan SPMB? yang bikin saya kembali risau dan deg-degan?

kalo inget jaman SMP, baru duduk di bangku kelas 3 aja, deg-degannya udah gak ada dua. tiap ada guru yang membahas seputar UAN, yang ada malah ingin nangis. dan ternyata hal itu ampuh untuk membuat diri ini terus bergerak. gak mau gagal, gak mau salah. ingin berhasil! harus berhasil meraih cita-cita masuk SMAN 3! dan alhamdulillah...

ya...saya gak tau harus gimana lagi untuk bikin diri ini ketakutan dan gelisah? baca buku-buku, memikirkan bagaimana akhirnya hidup saya? bagaimana kita akan dikenang? Akan memberi apa pada orang-orang yang nanti pasti ditinggalkan? Astagfirullah...

jadi inget kisahnya Handzallah! pada suatu hari, handzallah pernah berteriak, "handzallah munafik! Handzallah munafik! Handzallah munafik!" . para sahabat menghampirinya dan bertanya mengapa dia berbicara begitu?
dan jawabannya adalah Handzallah merasa, hanya ketika bersama Rasulullah keimanannya begitu tinggi. rasanya Neraka dan surga ada di depan mata. tapi ketika tidak bersama Rasullullah...handzallah kembali seperti biasa. (saya banget!)

munafik?
jangan sampai! jangan sampai!
di manapun, kapanpun, dan bagaimanapun kondisi kita, semoga keimanan ini selalu mengakar. keimanan yang berbuahkah rasa takut sekaligus harap,,,yang membuat diri ini selalu bergerak dan GAK bisa berhenti sampai tiba di tujuan.

Dalam doa penuh cinta ini
ku tak akan lagi sendiri
malaikat pun menaungi
sujud padaMu

di tengah tunduknya hati ini
mohon tanamkan iman di sini
agar tiada ragu...kuberkata
Kau tiada terdua

(Fajar :Tiada terdua)

Pada akhirnya memang akan kembali pada hati kan? Krisis imankah? Krisis tujuankah? Krisis multidimensional jangan-jangan? Kalo gitu kenapa gak merasa takut dan risau?
Jangan sampai ya! Jangan sampai!!!

12 12 08

upaya adalah pengubah nasib.
percuma punya mimpi atau impian yang besar tanpa adanya upaya.
kita sekarang ini hidup di bawah banyak kemungkinan..
dan kita sendiri yang akan memilih kemungkinan apa yang akhirnya ada di diri
semangat itu datangnya dari hati. jadi buatlah hatimu kuat dan perkasa!!!
supaya gak akan lelah bermimpi...
dan otak akan berpikir sesuai dengan permintaan hati
dan tubuh akan bergerak sesuai dengan permintaan hati..
menuju tercapainya impian itu!
jalan menuju impian: dimana-mana lebih cepat sampai kalo jalannya lurus..
tempatkan diri kamu untuk berada di jalan yang lurus...

"Tunjukanlah aku jalan yang lurus..
yaitu jalan orang-orang yang Kau Ridhoi
bukan jalan orang-orang yang Kau murkai dan bukan pula
jalan orang-orang yang sesat..."

Allah sudah mengisyaratkannya dalam Al-Quran dan minimal 17 kali
kita baca doa itu...
subhannallah....alhamdulillah...Allahuakbar!

bertindak! berupaya!

Hayo! Cari maknanya...

Bismillahirrahmaanirrahiim...

mau nulis...mau nulis///mau nulis,,,
mau nulis...mau nulis...tapi gak ada ide! tapi gak ada ide?
lho kok diulang? lho kok diulang?
ih aneh banget! ih aneh banget!
apa ya? apa nih? apa dong? kok jadi Geje? katanya jangan berhenti menulis walaupun
gak ada ide! ya udah! masa mau kayak gini terus? sampai kapan?
katanya jangan berpikir kalo lagi nulis! tumpahin aja apa yang ada di otak dan hati kamu?
kok malah jadi gini? udah ah! kalo gini orang-orang gak bisa mengambil pelajaran!
atau sebenarnya pelajaran itu ada! tapi sangat tersirat dan sulit ditemukan
di lembar yang penuh dengan ke-gejean yang kayak gini?
coba apa maknanya? apa coba? ada yang bisa menemukan maknanya?
pemborosan! pemborosan wktu dan kata-kata! tapi saya yakin! dari hal ini pasti ada hikmahnya!
tapi apa! gak mau berhenti menulis sampai mendapatkan ide! tapi juga ingin segera menemukan makna!
dasar plin-plan! nis! mau gini terus sampai kapan? ide! ide! cepatlah datang!
makna!makna! cepatlah muncul! saya yakin! pasti ada maknanya ko! ayo ...
ah...capE! ada yang bisa menemukan makna dario kegejean ini? pasti ada! asalkan mau
menggali lebih dalam dan siap bersimbah peluh kebingungan!
tapi daripada ngabisin waktu...mending tinggalin aja! maknanya gimana?
pasti ada! sangat halus...sangat tersirat!
wallahulam!

Minggu, 18 Januari 2009

Akhirnya Jadi Juga!

Alhamdulillah...
setelah perjalanan yang sangat panjang untuk membuat sebuah blog!
sejak SMP sampai sekarang! kelas 3 SMA, yang bentar lagi lulus.
kendalanya adalah:
1. Lupa passwordnya!
2.males ke warnet...(beginilah nasib seorang yang gak ada internet di rumahnya)
3. Gaptek
4.dan lain2!

bikin blog adalah salah satu target tahun ini...dan bulan ini. kalo gak ditargetin, gak jadi-jadi entarnya. harapannya..dengan ber-blog-blog ria...saya bisa dapet ilmu dan hikmah yang lebih banyak dari biasanya. bisa menuangkan hobi cucurhatan dan tutulisan. dan smoga...bisa menginspirasi siapapun yang baca blog saya, dan jadi "warisan" buat entar kalo sy meninggal.amin...!

oh iya! sebelumnya...saya ucapkan terima kasih yang dalam kepada pihak-pihak yang telah berjasa dalam proyek pembuatan blog ini.Kepada Allah SWT. Alhamdulillah rabb...atas kesempatan dan segala rizky yang telah diberikan pada hamba. Kepada ibu dan bapak, terima kasih uang jajannya, sehingga akhirnya anada dapat membuat blog yang menjadi salah satu target di tahun ini.Kepada plasa.com yang akhirnya saya punya email baru, gara-gara email yang di yahoo rada-rada bermasalah. Kepada teman-teman sejawat, akang teteh, itsar, yang bersedia untuk meminjamkan bukunya. Kepada pemilik warnet...alhamdulillah ada 1 tempat kosong ya!hehehe

ini postingan pertama di blog ini. bagi siapapun yang baca...saya mohon pisan, untuk memberi komentar, saran, kritiknya, dan tanggapan apapun itu. jangan sampai blog ini malah jadi "untuk kalangan sendiri" alias dibaca sendiri dan gak ada yang baca, hiks...bukan itu maksudku membuat blog!

ya intinya adalah syukur yang sangat atas semua nikmat ini. Alhamdulillah...!
jazk kk semuanya!

Oh iya...kalo ada yang punya ilmu seputar blog, gimana caranya meramaikan blog dengan berbagai fitur...mohon kasih tau saya ya! Jazk sebelumnya!

"Semoga blog ini bermanfaat..."